Wednesday, April 21, 2010

Tongkol Rica-rica

Ga cuma ayam yang bisa diberi bumbu rica-rica, ikan tongkol juga bisa lho... Pedas sedikit asam, segeerrr deh!

Bahan :
6 potong ikan tongkol, dicuci bersih
1 batang sereh, diiris halus
2 lembar daun jeruk, diiris
1 lembar daun pandan, disimpul
2 sdm bawang bombay iris / 3 siung bawang merah
minyak goreng secukupnya
garam secukupnya
1/2 buah jeruk nipis/lemon, ambil airnya

Bumbu halus :
6-8 butir cabe merah
3 butir cabe rawit
1 siung bawang putih
2 cm jahe
1 buah tomat, medium size

Cara membuat :
1. Goreng ikan tongkol sampai matang, sisihkan.
2. Ambil 5 sdm minyak bekas menggoreng, tumis bumbu halus sampai wangi.
3. Masukkan irisan sereh, bawang bombay, daun jeruk dan daun pandan. Masak dengan api sedang hingga aroma pedasnya berkurang.
4. Tambahkan air jeruk, aduk sebentar lalu angkat.
5. Siapkan piring saji, tata potongan ikan tongkol lalu siram dengan bumbu rica-rica.

Wednesday, April 14, 2010

Soto Ayam

Ini salah satu menu kesukaan saya. Bukan hanya suka memakannya tapi juga proses memasaknya. Bumbu dan bahannya gampang, termasuk bumbu yang harus dihaluskan juga banyak tersedia di supermarket. Prosesnya tinggal cemplang-cemplung, rebus-rebus pelengkapnya trus jadi deh... Dalam Satu menu sudah lengkap lauk dan sayur.

Terkadang saya memanfaatkan bumbu sisa mengungkep ayam (goreng), ditambah merica bubuk, daun-daun lalu didihkan lagi dengan sejumlah air kaldu ayam. Daripada bumbu ungkepnya dibuang, mubadzir. Atau digoreng bersama ayam, bikin minyaknya jadi kotor. Sekali menyiapkan bumbu, dapat dua menu. Make 1, get 2. Praktis kan?!

Yuuk ah, nyobain... Mariii...!!

Bahan :
500 gr ayam (bisa boneless/bertulang), pisahkan kulit dan lemaknya
1,5 Lt air
4 cm lengkuas, dimemarkan
2 batang sereh, dimemarkan
3 cm jahe, dimemarkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1/2 buah jeruk nipis/lemon, untuk menghilangkan bau amis ayam
gula-garam secukupnya

Bumbu halus :
4 siung bawang putih
1 sdt merica bubuk
1 sdt ketumbar bubuk
1 butir kemiri (optional, saya jarang pake)
1/2 sdt kunyit bubuk

Pelengkap :
Telur rebus
Irisan tomat
Irisan kubis, diseduh air panas
Toge, diseduh air panas
Soun, diseduh air panas
Irisan daun bawang-seledri
Bawang goreng
Kentang goreng/perkedel
Kerupuk
Irisan jeruk nipis/lemon
Sambal soto

Cara membuat :
1. Potong ayam menjadi 4 atau 5 bagian. Remas-remas dengan air jeruk nipis/lemon, diamkan kurleb 5-10 menit. Lalu tiriskan dan cuci hingga bersih.
2. Rebus ayam hingga keluar kaldunya, masukkan lengkuas, jahe, sereh, daun salam dan daun jeruk. Rebus dengan api kecil.
3. Sementara itu tumis bumbu halus hingga wangi. Masukkan ke dalam kaldu. Tambahkan pula gula, garam dan air jeruk. Biarkan mendidih sebentar, lalu angkat potongan ayamnya, matikan api.
4. Suwir-suwir potongan ayam tersebut.
5. Siapkan mangkuk saji. Tata sayuran, soun, telur rebus dan ayam suwir. Siram dengan kuah kaldu. Lalu lengkapi dengan pelengkap lainnya.

Wednesday, April 7, 2010

Klappertaart

Klappertaart adalah makanan dari Manado (Sulawesi Utara). Selain cocok disajikan sebagai dessert juga bisa dinikmati sebagai teman minum teh/kopi. Ada berbagai variasi resep klappertaart, ini versi yang cara makannya pake sendok, biasa disebut hollanda klappertaart atau klappertaart wilton.

Saya bikin setengah resep aja, karena kelapanya cuma pake satu kaleng. Hasilnya dapat 1 loyang bulat (diameter 20 cm) dan 8 cup kecil.

Bahan :
1 liter susu cair
200 gr gula pasir
50 gr terigu
150 gr maizena
8 kuning telur, dikocok lepas
4 buah kelapa muda, kerok dagingnya
150 gr margarin
100 gr kenari cincang panggang (bisa diganti kacang tanah / mete / almond)
1 sdt kayu manis bubuk
1/2 sdt vanila

Topping :
8 putih telur
40 gr gula pasir
50 gr kismis, direndam air hangat lalu diperas
50 gr kenari iris
1 sdm kayu manis bubuk untuk taburan.

Cara membuat :
1. Didihkan 800 ml susu dan gula pasir.
2 Larutkan terigu dan maizena dengan sisa susu. Masukkan ke dalam susu panas, aduk sampai mengental dan meletup-letup. Matikan api.
3. Masukkan margarin, aduk cepat hingga rata.
4. Masukkan kuning telur, kelapa muda, kacang dan kayu manis. Aduk hingga rata.
5. Tuang ke dalam loyang tahan panas / allue cup sampai 3/4 tinggi loyang.
6. Panggang dengan cara ditim (au bain marie) pada suhu 160 derajat C selama 15 menit (setengah matang).
7. Buat topping. Kocok putih telur sampai mengembang kaku dengan menambhakan gula sedikit demi sedikit. Semprotkan di atas adonan yg setengah matang tadi. Taburi kismis, kacang dan kayu manis bubuk.
8. Panggang kembali 15 menit dengan suhu yang sama. Atau sampai topping menjadi kecoklatan.
9. Sajikan dalam keadaan dingin.

Tuesday, March 30, 2010

Caramel Cake

Nama lain cake ini disebut juga cake sarang semut. Mungkin karena teksturnya yang berpori-pori hingga semut bisa bersarang di dalamnya, kali ya?!

Sebenarnya sudah sering bikin cake ini tapi selalu lupa untuk dijepret. Soalnya cake ini salah satu kesukaan suami, seringnya dah keburu habis sebelum dijepret.

Mungkin ini posting terakhir Dapur Mungil dari Tsukuba. Mulai April, Dapur Mungil akan pindah ke Cibinong, Bogor. Update menu dapur insyaAllah akan dilanjutin dari sana. Tapi tentu butuh waktu untuk bisa tune in di Dapur Mungil ini lagi. Selama masa adaptasi nanti, supaya yang mampir tidak terlalu kecewa, ada sedikit menu yang sudah dijadwalkan untuk naik tayang.

Harapan saya, semoga isi dapur ini (baik itu resep, tips ataupun trik memasak) bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para pemula di dunia dapur, food lover, home maker, foodie blogger, serta siapa saja yang memiliki curious about food.

Ok, balik ke caramel cake lagi ya.... :)

Bahan :
215 gr gula pasir
225 ml air panas
90 gr terigu
25 gr maizena
4 butir telur
75 gr margarin
125 ml susu kental manis (SKM)
1 sdt baking soda
Cara membuat :
1. Panaskan gula (dibuat caramel) dengan api sedang, tanpa diaduk, hingga semua gula menjadi coklat gelap. Kecilkan api lalu tuang air panas sedikit demi sedikit.
Hati-hati, terkena cipratannya.
2. Biarkan caramel mendidih dan mengental, matikan api lalu biarkan dingin.
3. Campur terigu, maizena dan baking soda. Ayak lalu sisihkan.
4. Kocok ( bisa pakai whisker) margarin dan SKM sampai tercampur rata.
5. Masukkan telur satu persatu, kocok hingga rata. Tidak perlu sampai mengembang.
6. Masukkan caramel dingin, aduk rata.
7. Masukkan campuran terigu sambil diaduk rata.
8. Tuang adonan ke dalam loyang tulban (atau loyang lainnya) diameter 20 cm, yang telah diolesi sedikit margarin.
9. Panggang dengan panas sedang (160-170 C) selama 40-45 menit.
Recipe source : Fatmah B (NCC).

Tuesday, March 23, 2010

Masak Bareng : Nasi Goreng Teri

Mumpung masih bisa update menu dapur, sekalian aja nyempatin ikutan event ini :D

Kayaknya semua orang bisa deh memasak nasi goreng, tentunya sesuai selera masing-masing. Sajian satu ini sedikit beda. Sebenarnya tidak terlalu istimewa. Tapi saat dinikmati terasa nikmat, ludes des sampai butiran nasi terakhir. Lha gimana ga ludes, dinikmati hangat-hangat saat perut keroncongan setelah packing dan beresin barang?! Emang betul kata orang, makanlah di saat lapar. Terasa nikmat sekali serta penuh rasa syukur, walaupun menunya biasa saja.

Di foto ini, teri-nya ga kelihatan soalnya lebih besar butiran nasi daripada teri :D

Bahan :
2 piring nasi putih
2 butir telur, kocok lepas
teri nasi secukupnya
mixed veggies secukupnya
kecap manis secukupnya
garam secukupnya

Bumbu halus :
3 butir cabe merah
2 buah tomat cherry
2 siung bawang merah / 1 sdm bwg bombay
1 siung kecil bawang putih
1/4 sdt terasi (optional)

Tuesday, March 16, 2010

Tempe Campur Sayur

Bingung juga, apa nama yang tepat untuk masakan ini. Akhirnya dinamain seperti judul di atas :D
Ini menu sarapan tadi pagi. Sebenarnya mau bikin oseng tempe manis tapi tempenya sedikit, jadi ditambah aja dengan frozen mixed veggies. Bikinnya gampang banget. Sambil merem juga bisa;) Dimakan dengan nasi putih hangat kepul-kepul, hmmm....yummy!!!Bahan :
1 potong tempe, potong dadu
2 genggam sayuran beku, seduh air hangat lalu tiriskan
2 siung bawang putih, diiris
2 siung bawang merah diiris /2 sdm irisan bwg bombay
2 cm lengkuas, dimemarkan
1 batang sereh, bagian putihnya dimemarkan lalu diiris
2 lembar daun salam
2 butir cabe merah/hijau, diiris
1 sdm gula merah/kuro sato
2 sdm kecap manis
2 sdm air asam
2 sdm minyak untuk menumis
150 - 200 cc air
Garam secukupnya

Cara membuat :
1. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi. Masukkan irisan cabe dan air.
2. Tambahkan lengkuas, daun salam, sereh, gula, garam dan gula merah. Biarkan hingga mendidih.
3. Masukkan potongan tempe. Beri air asam. Masak hingga bumbu menyatu dengan tempe.
4. Masukkan sayuran, aduk hingga rata. Masak hingga airnya mengering. Angkat.
5. Nikmati selagi hangat.

Wednesday, March 10, 2010

Raisin Bread / Roti Kismis

Dalam resep aslinya, roti ini dipanggang memakai loyang loaf, berbentuk kotak hampir seperti roti tawar. Lalu setelah matang baru diiris-iris. Sayangnya, sampai saat ini saya belum bisa mengiris roti dengan mulus, kadang bikin ga enak dilihat.

Jadi ambil cara aman aja deh... Dibentuk bulat-bulat trus panggang pakai loyang persegi (kalo mau loyang bulat juga bisa). Setelah matang, tinggal ditarik/disobek sesuai bulatannya tanpa perlu mengiris-iris. Lho...kok mirip roti sobek ya?! Roti sobek kismis. Ga apa-apa deh, yang penting enak dilihat dan dirasa ;)

Bahan :
300 gr terigu protein tinggi
50 gr gula pasir
8 gr ragi instant
50 gr margarin/butter
50 gr kismis/raisin, direndam air panas sebentar lalu tiriskan.
1 butir telur
100-120 ml susu cair
1/4 sdt garam

Olesan :
-susu cair atau air
-Margarin/butter

Cara membuat :
1. Campur terigu, gula dan ragi, aduk rata dengan whisker atau sendok.
2. Masukkan telur, uleni sambil menambahkan 1/2 bagian susu dulu.
3. Tambahkan margarin dan kismis. Uleni hingga kalis dan elastis sambil ditambah sisa susu sedikit demi sedikit. Jika sudah kalis, susu tidak perlu dipakai semuanya.
4. Masukkan garam, uleni sebentar lalu diamkan di tempat hangat dengan wadah tertutup hingga mengembang 2x lipat.
5. Siapkan loyang persegi/bulat, alasi dasarnya dengan kertas roti.
6. Timbang adonan kurleb 30-35 gr. Bentuk bulat. Lakukan hingga semua adonan habis.
7. Tata bulatan di dalam loyang. Beri jarak antara satu sama lain. Diamkan lagi selama 10 menit.
8. Olesi permukaannya dengan susu/air. Panggang pada suhu 170 C selama 10 menit. Setelah matang, keluarkan dari oven lalu olesi lagi dengan margarin/butter tipis-tipis.

Note :
Menurut saya, roti ini permukaannya cepat menjadi coklat saat dipanggang (dibanding resep roti lain yang pernah saya buat). Jadi sering-seringlah melihat ke oven saat memanggang.

Recipe source : manual book oven saya yang dulu. Hihihi... oven-nya dah kemana, manualnya masih ada :D