Wednesday, September 5, 2007

Yasai Tempura

Menurut saya, tempura itu sama dengan gorengan seperti di Indonesia. Ada macam-macam tempura: ikan, udang, cumi dan yasai tempura (tempura sayuran). Yasai tempura, bahannya bisa pake aneka sayuran yang digoreng dengan lapisan tepung+air es+telor. Walaupun tepung pelapisnya banyak tersedia di toko/supermarket trus tinggal ditambah air es, kalau bikin sendiri juga ga sulit kok. Seperti tempura lainnya, yasai tempura biasanya dimakan dengan nasi trus di lengkapi saus tempura (tentsuyu). Kalau ga ada tentsuyu bisa aja diganti dengan saus tomat atau sambal. Resep tentsuyu sudah pernah di-posting di sini.

Bahan sayuran (sesuai selera)
kali ini saya pake : Buncis, ubi merah, kabocha, terong, jamur.

Bahan pelapis :
100 gr terigu
1 butir telor
120 cc air es
Sedikit garam (optional)

Minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
1. Bersihkan sayuran. Kabocha, ubi dan terong diiris tipis.
2. Buat pelapis : campur semua bahan, aduk hingga rata seperti membuat tepung pelapis pisang goreng.
3. Celupkan masing-masing sayuran dengan bahan pelapis, lalu goreng di dalam minyak panas sampai matang. Sebaiknya gunakan minyak jagung atau biji bunga matahari supaya tepung pelapisnya benar-benar garing/crispy.

Monday, August 20, 2007

Kabocha Pudding


Japanese pumpkin, kabocha i's one of vegetables which available all year round. Unlike Indonesia's pumpkin (Labu), kabocha has deep green skin. It has naturally sweet flavor. So, I've used it for dessert. Fresh and yummy.....

Ingredients :

200 gr kabocha

1 sachet of kanten powder (agar)

250 ml fresh milk (or coconuts milk)

100 ml water

50 gr kurosato (palm sugar)

30 gr sugar

1/4 teaspoon of salt

Directions :

Pell kabocha and cut into small pieces. Steam kabocha until softened and then crush until creamy.

In a pan, melt kurosato and water.

Put creamy kabocha in a pan. Add fresh milk, sugar, salt and kanten powder.

Cook and stirring constantly until mixture comes to a boil.

Pour into pudding molds or individuals dishes and let it cool.

Tuesday, August 14, 2007

Semur Daging

Masih punya frozen beef di freezer, ya udah dibikin semur aja. Resepnya nyamain sama resep dapur kak Elvi cuma kentangnya aja agak beda. Yang ini, kentangnya dibikin kripik. Jadi pas makan, ada yang kriuk-kriuk :D

Supaya bisa kriuk-kriuk, setelah kentang diiris tipis (saya pake slicer) direndam air yang dicampur 1 sdm baking soda sebagai pengganti kapur sirih. Ga nemu kapur sirih di Jepang soalnya. Diamkan selama kurang lebih 30 menit, lalu ditiriskan dan digoreng. Hmm...kriuk-kriuk yummy....

Friday, August 10, 2007

Tempe Made in My Kitchen

Makanan kampung sering bikin kangen. Salah satunya yang bikin kangen ya tempe. Walaupun di supermarket tersedia tempe made in Japan tapi cita rasanya berbeda dengan tempe made in Indonesia. Kalo kekangenan akan tempe tidak tertahan lagi, biasanya frozen tempe yang dijual teman-teman Indonesia (yang tinggal bukan di Tsukuba) jadi pelepas kangen. Untuk 1 bungkus tempe (kira-kira berat 150 gram) kami harus merogoh kocek ¥350 (hampir setara dengan Rp. 24.000). Mahal ya... kalo dibandingin sama tempe di Indonesia!! Trus karena sudah dibekuin rasanya juga jadi beda.

Baru-baru ini saya dikasih ragi tempe (Indonesia) dari seorang teman dan dikasih tau juga trik-trik sukses membuat tempe di negara 4 musim begini. Ber-eksperimen-lah saya dengan kedele dan ragi itu. Untuk percobaan pertama, saya cuma bikin 1/2 kg kedele. Waktu jaman kuliah pernah siih praktikum bikin tempe di lab mikrobiologi tapi waktu itu ga berhasil. Yang tumbuh bukan hanya jamur tempe tapi juga mikrobia lainnya yang berkompetisi dengan jamur tempe. Akhirnya kedele jadi busuk. Tapi eksperimen yang ini alhamdulillah berhasil!! Senang banget deh bisa bikin tempe sendiri. Matsune san dan Ishikawa san, makasih ragi dan metode-nya ya..... Dan ternyata cita rasa tempe segar benar-benar beda dengan frozen tempe. Walaupun cuma tempe goreng yang dimakan pake sambal terasi dan lalapan ala kadarnya betul-betul ngobatin kangen deh. Oishikatta!!!

Wednesday, August 1, 2007

Favorite Food : Batagor

Mbak Fitta yang suka belajar di dapur ngasih homework tentang makanan favorit. Dikasih taunya udah sejak jaman kapan, dan baru dikerjain sekarang. Gomen ne.... Maaf ya mbak Fit, baru sempat posting sekarang.

Kalo ngomongin makanan Indonesia, banyak banget deh yang bisa aku masukkin ke dalam list favorite foods. Mulai dari menu makanan di resto Padang sampe makanan warung koboi murah meriah yang sering didatangin waktu jaman jadi anak kost di Jogjakarta yang berhati nyaman. Dari yang berbahan seafood sampe daging. Apalagi makanan yang dimasak oleh tangan mama-ku, tiada dua-nya deh. Diantara sekian banyak itu, sebenarnya aku paling suka makanan hasil olahan berbahan ikan. Seperti mpek-mpek, tekwan, siomay dan batagor. Kali ini aku pilih "batagor" buat di-posting di sini. Kalo pas ke Bandung, aku selalu nyempatin mampir ke warung batagor yang terkenal di sana.

Berikut ini resep batagor ala Shinta
Bahan :
350 gr daging ikan tenggiri
3 siung bawang putih dihaluskan
8-10 sdm tepung kanji (aku pake katakuriko)
1 butir putih telur
1 sdm minyak wijen (optional)
3 sdm air es/es batu
garam secukupnya
2 batang daun bawang, diiris (optional)
2 pak tahu putih/goreng, dipotong dgn ukuran sesuai selera

Sambal Kacang :
50 gr kacang tanah, digoreng lalu dihaluskan
2 buah cabe rawit dihaluskan
1 buah cabe merah dihaluskan (kalo suka pedas bisa ditambah)
4 siung bawang putih + 1/2 sdt terasi dihaluskan
3 biji asam
600 ml air
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya

Pelengkap :
Bawang goreng
Jeruk limau
Kecap manis


Cara membuat :
1. Masukkan semua bahan kecuali tepung kanji, irisan daun bawang dan tahu ke dalam food processor (blender juga bisa), proses hingga semua bahan halus dan tercampur rata.
2.Tambahkan daun bawang dan 8 sdm tepung kanji, proses lagi sampai adonan rata. Bila adonan masih terlalu lembek, tambahkan tepung kanji sedikit demi sedikit.
3. Ambil 1 potongan tahu, tutupi dengan adonan ikan pada permukaan atas dan bawahnya lalu padatkan. Bagian samping biarkan terbuka (biar keliatan ada tahu-nya.... hehehe). Lakukan terus sampai potongan tahu habis. Adonan ikan kalo bersisa dikepal-kepal jadi siomay.
4. Siapakan kukusan. Kukus batagor dan siomay tersebut selama kurang lebih 30 menit.
5. Buat sambal kacang. Tumis bumbu halus sampai wangi lalu masukkan kacang tanah yang telah dihaluskan, gula, garam dan air. Aduk-aduk supaya rata dan tambahkan asam. Masak sambal kacang hingga mendidih.
6. Goreng batagor dalam minyak panas sampai permukaannya cukup kering. Kemudian sajikan dengan sambal kacang dan pelengkapnya.


Berikutnya aku teruskan ke mbak Retni http://www.retnipra.blogspot.com
Kalo sempat, dikerjain ya mbak.......

------------------- start to copy -----------------

Proposition: What is your favorite food in your state or country?

Requirements: Find some info about the food and show delicious pictures of it?

Quantity: FIVE PEOPLE.

Tag Mode: You leave their blog and post link and add to the list below.

Mybabybay loves Asam Laksa from Penang, Malaysia,JustMyThoughts loves Penang Char Koay Teow,My Lil Venture loves Laksa Sarawak, Monterssorimum loves Teluk Intan Chee Cheong Fun, Chinnee loves Melaka Wan Tan Mee, PeimunLeah loves Hakka Lei Cha, Hui Sia loves Crispy duck skin from China, Karen loves Pan Mee, Simple American loves Cheese Enchiladas, Nicole Tan loves Char Tau Kueh, velverse loves Otak-Otak, Giddy Tiger loves Dim Sum, may loves Roti Bakar, Selba loves Gado-gado, Chen loves Satay*, eastcoastlife loves Shanghai Buns, Kev loves 蕃薯旦, Bokjae loves Ipoh Sar Hor Fun, Cooking Momster loves Penang Heah Koh & Chee Cheong Fun, Blur Mommy loves Clam Chowder, Granmother Stories loves everything, East Meets West Kitchen loves Good Dim Sum, Little Corner of Mine loves Nasi Lemak & Penang Assam Laksa, Paknesia Food loves Rendang, Food is Love loves Tumis Kangkung, My Sweet Kitchen loves Tumis Tempe Cabe Ijo, Diajar-Masak loves Soto Bandung, Haramain's kitchen Pavlova, Shinta-Little Kitchen loves Batagor.

Tuesday, July 17, 2007

Chicken Ball


Ga ada daging sapi, daging ayam pun jadi. Buat yang dilarang mengkonsumsi daging merah dan hasil olahannya seperti bakso sapi, bakso ayam bisa jadi penggantinya. Soal rasa, juga ga kalah enak kok. Selain disajikan sebagai bakso kuah plus mie dan sayur juga bisa digunakan untuk sajian lainnya. Kalo dah jadi bakso bulat, serba guna deh....

Bahan :
400 gr fillet ayam, dipotong-potong
1 butir telur
2 siung bawang putih, dihaluskan
1 sdt merica bubuk
3-5 sdm tepung kanji (saya pake katakuriko)
1 sdm minyak wijen
Garam secukupnya.

Cara membuat :
1. Masukkan potongan ayam, bawang putih halus, merica dan garam ke dalam food processor (atau alat lain yang bisa menggiling/menghaluskan dan mencampur rata semua bahan tersebut). Lakukan sampai daging ayam benar-benar halus.
2. Masih di dalam food processor, tambahkan telur, minyak wijen dan masukkan tepung kanji 3 sdm dulu. Proses kembali agar tercampur rata. Bila adonan masih terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung kanji lalu ratakan kembali.
3. Didihkan air dalam panci, buat satu bakso bulat (ukuran sesuai selera) dulu kemudian cemplungkan ke dalam air mendidih tersebut. Biarkan hingga terapung, angkat lalu cicip. Sudahkah sesuai dengan selera? Kalo sudah cocok lanjutkan kembali membuat bulatan, cemplung, tunggu mengapung lalu angkat.
4. Lakukan sampai semua adonan habis.

Saturday, July 7, 2007

Dadar Gulung

Ada yang request kue dadar gulung. Requested by a Japanese, teman suami yang pernah tinggal di Jakarta. Katanya, dulu sering beli kue itu kalo jalan-jalan ke pasar. Natsukashii datte (kangen katanya). Isinya saya campur buah nangka yang dipotong dadu, biar tambah wangi. Hehehe.... Soalnya lagi ga punya persediaan daun pandan.

Bahan kulit :
150 gr tepung terigu
1 butir telur
250 ml santan (saya pake 175 ml santan kaleng + 75 ml air)
1 sdt pandan pasta
1/2 sdt garam
1 sdm minyak goreng atau margarin yang dicairkan

Bahan isi :
100 gr kelapa parut
5 nangka dipotong dadu
100 ml air
Gula merah secukupnya
1 lbr daun pandan (saya ga pake, soalnya lagi ga ada)
1/4 sdt garam

Cara membuat :
1. Campur terigu, telur, minyak/margarin dan garam. Aduk-aduk sambil ditambahi santan yang telah dicampur dengan pandan pasta. Aduk sampai rata dan halus. Kalau perlu, saring adonan biar ga brindil-brindil (apa ya istilah tepatnya??).
2. Panaskan wajan datar (fry pan) diameter 20 cm dan olesi dengan sedikit minyak atau margarin.
3. Tuang 1-1,5 sendok sayur adonan kulit. Gerakkan wajan agar adonan menjadi tipis dan merata di permukaannya. Biarkan hingga sedikit kering lalu diangkat. Lakukan terus sampai semua adonan kulit habis.
4. Buat bahan isi dengan merebus semua bahan kecuali nangka. Sebelum airnya mengering masukkan potongan nangka dan aduk biar rata. Masak hingga airnya mengering lalu angkat.
5. Ambil satu lembar kulit, beri 1 sdm bahan isi lalu lipat dan gulung. Begitu pula seterusnya.
(Resep ini hasilnya 14 potong kue).

Setelah jadi, sempat bingung juga mikirin kemasannya. Soalnya orang Jepang tuh, kalo ngasih sesuatu (barang atau makanan) kemasannya bagus-bagus. Padahal isinya (kadang) biasa aja. Setelah mikir-mikir, akhirnya saya kemas aja pake gift box seperti foto di atas. Lucu khan, ada gambar lope-lope nya?! Dan siap dikasihkan sama yang udah request.